Cara Mudah Urus Ijin Lokasi Proyek Perumahan


Cara Mudah Urus ijin Lokasi Proyek Perumahan

Ijin Lokasi Perumahan.

 Banyak diantara Developer baru yang masih belum tau cara dan urutan pengurusan ijin-ijin yang berhubungan dengan proyek perumahan, khususnya para pengembang.

Ijin-ijin untuk proyek perumahan.
 setiap daerah berbeda-beda, tata caranya, ada suatu daerah, urusan perijinan bisa selesai di satu kantor saja seperti Dinas Perijinan Satu Pintu.

 Dan ada juga sebagaian daerah atau kabupaten lain yang menerapkan sistem kesemua instansi yang terkait, contoh kalau urusan Tanah, tentu saja, ke Badan Pertanahan Nasional, atau BPN, terus Bapeda, badan perencananaan Daerah urusanya Masallah kesesuaian Tata Ruang, sedangkan urusan pengesahan site plan, ke Dinas Kemen PU PERA.

Disini penulis ceritakan pengelaman penulis sendiri sebagai developer, apa- apa saja yang di butuhkan dalam hal pengurusan ijin perumahan, dan kantor dinas mana yang terlebih dahulu ditemui, serta ijin-ijin apa saja yang perlu dimiliki oleh developer, dan juga yang diminta oleh Bank sebagai penyelenggara KPR, Kredit kepemilikan Rumah.

Pertama:

Ijin Prinsip atau ijin Lokasi, menurut aturan pemerintah Pusat, ijin prinsip untuk lahan dibawah 5 Ha, sedangkan kalau kita punya lahan diatas 5 Ha, maka itu di perlukan ijin lokasi.

Apa-apa saja dokumen yang perlu kita persiapkan sebagai developer, untuk ijin prinsip atau ijin lokasi.

-Proposal,anda siapkan proposal proyek anda seperti apa.

proposal untuk perumahan tersebut, hanya menceritakan perusahaan anda bergerak di bidang apa, dan tujuan buka lokasi perumahan di daerah tersebut apa, dan mengapa, intinya di proposal tersebut, tidak lebih menceritakan prospek kedepanya daerah lokasi tersebut, sehingga anda layak mengatakan bahwa daerah tersebut.

Memang harus di buat perumahan, entah itu perumahan subsidi atau perumaan komersial.
-Siapkan gambar pra rencana siteplan, dan pra rencana bestek terlampir.


-Pastikan sudah sowan dulu ke RT, Rw dan Kepala Desa, lokasi yang anda akan garap, kalau perlu minta surat dari Desa bahwa, daerah lokasi tersebut memang layak untuk dijadikan lokasi perumahan.

-Di Proposal tersebut juga dilampirkan daftar perusahanan anda, akte pendirian perusahaan dan lengkap dengan ijin Usaha, dan ijin lainya yang ada pada akte pendirian perusahaan.

-Setelah proposal anda selesai dan merasa lengkap, meluncurlah anda ke Kantor Dinas Satu Pintu, disitulah biasanya urusan ijin prinsip di keluarkan.

-Setelah Ijin Prinsip Keluar.

 Maka anda perlu ke kantor Bapeda, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah.
 Ngapain ke kantor ini yah ngopi bareng sekda, hehe.
 Jadi ke Bapeda, yang perlu anda lakukan adalah, pengecekan kesesuaian Tata Ruang, atau rencana tata ruang kota, apakah lokasi proyek perumahan yang akan anda ajukan tersebut, masuk peta wilayah,untuk perumahan,industri,perkantoran,pusat keramaian atau pusat pertanian. 

Disini kadang-kadang timbul masalah broo.

Kalau areal yang kita ajukan bukan untuk areal perumahan, tapi masuk ke area pertanian atau area perkantoran, maka sudah pasti ijin anda tidak bakalan keluar, karena lokasi yang anda ajukan tersebut tidak sesuai dengan Tata Ruang Daearah setempat, syukur-syukur lokasi yang anda ajukan memang pas untuk perumahan dan permukiman, kalau ini yang terjadi maka ijin anda yang lainya otomatis masih berlanjut, ke tahap selanjutnya.

-Masuk ke Tahap Ijin Selanjutnya.

Ijin Lingkungan atau SPPL,dengan telah di terbitkan ijin prinsip dan ijin tata ruang.
Maka selanjutnya anda datangin kantor dinas lingkungan hidup daerah setempat, guna untuk mendapatkan ijin lingkungan.
 Ijin lingkungan tersebut mencakup masalah pencemaran akibat dari proyek perumahan tersebut dan ini mencakup juga ijin  Masalah dampak lingkungan atau Amdal.

-Setelah Amdal keluar.
 maka tugas anda selanjutnya,ke kantor Kemen Pu Pera, ini ijin yang berhubungan dengan siteplan, dokumen-dokumen yang perlu anda lengkapin diantaranya adalah:

-Gambar Pra siteplan.

-Gambar Pra rencana Bestek, serta gambar lokasi yang sesuai dengan peta yang terlampir.
-Spesifikasi Bangunan, anda pakai matrial jenis apa saja di Bangunan yang akan anda rencanakan.
-Serta Foto copi ijin-ijin yang lain yang sudah keluar seperti, ijin prinsip, ijin tata ruang dan ijin dari dinas lingkungan hidup atau Amdal.

Selanjuntnya anda tinggal negosiasi dengan Dinas KemenPu pera, supaya Pengesahan siteplan anda cepat keluar.nego kecil-keclan penting mas broo, biar ijinya cepat di proses.iya toh.

Setelah ijin-ijin tadi diatas keluar seperti ijin prinsip, ijin tata ruang, ijin amdal lingkungan serta pengesahan siteplan selesai, maka tugas developer selanjutnya adalah urus ijin mendirikan bangunan, ini jatahnya kantor dinas satu pintu, lengkapin semua dokumen yang di perlukan oleh dinas satu pintu, untuk pengurusan imb bangunan yang akan anda banguna ada berapa unit, biasanya oleh dinas satu pintu IMB sudah di pecah langsung sesuai dengan gambar siteplan yang terlampir.

Maka untuk sementara waktu, ijin-ijin untuk proyek perumahan anda sudah lengkap, dan anda sudah bisa melakukan PKS, perjaanjian kerja sama dengan Bank penyelenggara KPR.

Dokumen apa saja yang diperlukan oleh Bank penyelenggara KPR, supaya Developer anda bisa kerjasama dengan Bank tersebut, nanti kita bahas artikel selanjutnya broo...
Kalau di artikel ini ada diantara teman-teman para developer kurang paham, soo komentar di bawah ini, nanti kami bantu apa masalah di proyek anda....
  

Belum ada Komentar untuk "Cara Mudah Urus Ijin Lokasi Proyek Perumahan"

Posting Komentar

Terimaksih Anda Telah Berkunjung ke blog ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel