Rancang Rumah Tanpa Arsitek

Merancang berbagai jenis rumah tanpa menggunakan jasa Konsultan Arsitektur, atau jasa seorang Arsitek, apakah bisa ?

Jawabanya tentu saja bisa, di indonesia banyak yng belum mlek dan belum menyadari perlunya jasa seorang arsitek dalam mendesain sebuah bangunan tempat tinggal, terkadang mereka sendirilah yang menjadi arsitek atas bangunan mereka, atau mereka hanya meniru desain rumah tetangga yang mereka anggap baik dan bagus untuk ditiru, malah kadang-kadang mereka menyerahkan sepenuhnya kepada tukang dalam hal mendesain bangunan meraka,

Beberapa kekurangan merancang bangunan tanpa jasa seorang arsitek.

1. Tata Ruang tidak sesuai dengan kebutuhan.
2. Biaya yang tidak terkendali, biaya bangunan membengkak.
3. Struktur Bangunan yang asal-asalan, tidak punya perhitungan struktur.
4.Desain bangunan yang selalu sama dengan bangunan orang lain.
5. Tidak adanya yang bertangguang jawab terhadap pelaksana dari bangunan tersebut.



Tata Ruang Tidak sesuai dengan kebutuhan .

Banyak kita jumpai, atau penulis sendiri menjumpai rumah-rumah yang secara kasat mata orang awam, rumah tersebut terlihat bagus dan mewah, padahal sebenarnya rumah tersebut hanya bagus secara casing, tampilan di luar saja.
Secara arsitektur rumah tersebut tidak layak dan sesuai dengan fungsi dari rumah dari rumah yang layak huni, secara tata ruang.

Rumah yang baik secara tata ruang adalah.
Adanya fungsi dan kebutuhan ruang yang disesuaikan dengan kebutuhan si penghuni.contoh.

Untuk rumah yang di kategorikan rumah yang sehat dan baik, untuk rumah type sederhana adalah, adanya ruang ruang untuk ruangan service, seperti Ruang Cuci dan ruang gudang...

Kebanyakan atau biasanya ruang service seperti, gudang, ruang cuci dan spec untuk jemuran, itu jarang sekali ada, dan malah tidak menjadi prioritas, mereka secara awam beranggapan yang penting adanya ruang tamu, ruang keluarga dan ruang tidur, bagi mereka ruangan trsebut sudah cukup untuk mewakili rumah yang layak huni, padahal masih jauh dari apa yang di bayangkan rumah yang baik dan benar secara arsitektur.

Biaya yang tidak terkendali, biaya bangunan yang membengkak.
Karena merancang bangunan tanpa konsultan bangunan atau bantuan seorang arsitek, maka sudah pasti biaya dalam membangun rumah tersebut tidak bisa diprediksi, biaya susah dikendalikan, alhasil pekerjaan bangunan tersebut sudah pasti boros.

Kenapa boros dan tidak terkendali biaya bangunan tersebut, karena.

-Tidak punya gambar bestek, lebih banyak meraba-raba.
-Tidak adanya Rencana anggaran biaya bangunan dari awal, sehingga dalam membangun mereka lebih banyak memakai insting, perkiraan saja.
-Tidak pernah tau harga terkini dari matrial bangunan tersebut.
-Tidak adanya spesifikasi bangunan yang akan di pakai dengan jelas.

Struktur Bangunan Yang asal-asalan, tidak punya perhitungan struktur.
Karena membangun tidak pakai jasa Arsitek, maka sudah pasti mereka tidak punya gambar bestek, gambar bestek juga mencakup gambar kerja, dan tentu saja adanya gambar struktur dari bangunan tersebut, gambar struktur mencakup gambar yang berhubungan dengan konstruksi yang akan dipakai oleh banguan tersebut, dimulai dari rancangan pondasi sampai rancangan kolom atau tiang serta dinding dari banguan tersebut.
Karena tidak adanya gambar struktur, tentu saja, struktur dari bangunan tersebut, asal-asalan dan tidak punya perhitungan khusu, sehingga sangat dikhawatirkan sekali kekuatan dari bangunan tersebut, dan bisa-bisa suatu saat bangunan tersebut roboh, dan capat hancur.

Desaian dan bentuk Rumah yang selalu sama dengan bentuk Rumah tetangga/ orang lain.
Karena membangun tanpa pakai jasa seorang Arsitek, biasanya sipemilik bangunan menjadi arsitek atas bangunan mereka sendiri, biasanya sipemilk bangunan tersebut akan mencari referensi dari rumah orang lain, yang ada di sekitar lingkungan tempat tinggal mereka, atau bisa juga mereka mencari reverensi dari gambar-gambar bangunan yang dijual di toko buku.

Sebenarnya cara seperti itu, juga tidak ada salah, sah-sah saja, tetapi karena keterbatasan akan ilmu tentang dunia arsitektur, mereka susah untuk mengakplikasikan yang ada dipikiran mereka kedalam bentuk yang nyata.
Sehingga desain dari bangunan mereka tersebut sering berobah-robah, dan yang jelas, makan waktu yang lama, dengan biaya yang tentu saja membengkak, dan mereka pun tidak mendapatkan hasil yang maksimal.

Kesimpulan.
Saran saya sebagai seorang praktisi arsitektur, kalau anda ingin mendapatkan ahsil yang maksimal, yang sesuai dengan selera dengan biaya yang masuk akal, dan bisa diprediksi, sebaiknya anda didampingi oleh seorang arsitek dalam hal membangun rumah impian anda.

Apa yang dapatkan dari seorang Arsitek, atau konsultan bangunanm jika anda ingin membangun rumah impian anda ?
-Anda akan mendapatkan konsultasi yang memuaskan, sebelum rumah anda di bangun dalam bentuk nyata, biasanya seorang arsitek akan membuat gambar bestek dan gambar Pra Rencana dari bangunan tersebut.
Gambar mencakup, gambar tampak dari berbagai sisi, gambar potongan bangunan dari berbagai sisi. serta gambar detail dari setiap gambar konstruksi yang dibutuhkan.

Dengan adanya gambar bangunan tersebut akan memudahkan untuk menghitung, anggaran Biaya Bangunan tersebut, sehingga biaya dari bangunan tersebut bisa di konsultasikan dengan arstek ahli, biaya bangunan tersebut bisa disesuikan dengan anggaran dari sipemilik bangunan tersebut, sehingga tingkat pemborosan bisa ditekan sedemikian rupa.






Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Rancang Rumah Tanpa Arsitek"

Posting Komentar

Terimaksih Anda Telah Berkunjung ke blog ini.