Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tahapan Pekerjaan Pelaksanaan Bangunan Gedung



Tahapan-Tahapan Perencanaan Pembangunan Gedung.


Suatu proyek konstruksi sebut saja Rumah atau Gedung lainya, sebelum adanya wujud dari bangunan tersebut dalam bentuk nyata, ada tahapan-tahapan yang disebut dengan perencanaan.

Berdasarkan Perencanaan ini lah kontraktor dilapangan bisa mengerjakan proyek tersebut, dengan adanya perencanaan dari awal yang baik, yang mana perencanaan tersebut disusun oleh konsultan perencana namanya, dengan adanya rencana kerja yang baik dan benar, maka proyek tersebut bisa diwujudkan sesuai dengan keinginan owner alias yang punya proyek.

Adapun tahapan-tahapan dari perencanaan tersebut adalah sebagai berikut.


PEKERJAAN PERENCANAAN
www.rumahkujambi.com

www.rumahkujambi.com


Dalam membangun sebuah rumah, langkah-langkah pekerjaan yang diperlukan adalah pekerjaan perencanaan, pekerjaan pelelangan, dan pekerjaan pelaksanaan pembangunan. 
Dengan perencanaan maka sebuah rumah akan dapat diselesaikan pembangunannya tanpa adanya hambatan.
Ketika seseorang memiliki sebidang tanah dengan ukuran panjang, lebar, dan luas tertentu, hal pertama yang diipikirkan adalah “Akan dibuat bangunan apa?”.bisa saja rumah pribadi ataupun bangunan ibadah lainya.
Bila sudah diputuskan untuk membuat bangunn tertentu, pasti selanjutnya akan dipikirkan jumlah ruangan, tata letak, dan sebagainya. Untuk mewujudkan keinginan tersebut, ada beberapa langkah-langkah pekerjaan perencanaan yaitu :

A. Perencanaan yang Berkaitan dengan Tanah

Pekerjaan yang diperlukan yang berkaitan dengan tanah antara lain, pengukuran, penentuan kontur tanah, dan pengujian kekuatan tanah. Semua pekerjaan tersebut memagang peranan penting karena sebuah bangunan akan didirikan di atas tanah tersebut. 

Bila pekerjaan tersebut tidak dilakukan dengan benar (tidak sesuai dengan prosedur), maka bangunan yang direncanakan hasilnya tidak akan sesuai dengan keinginan. Selain itu, pengujian tanah yang asal-asalan akan menimbukan dampak fatal peda bangunan itu sendiri.

B. Perencanaan yang Berkaitan dengan Gambar

Suatu hal yang penting dalam perencanaan pembanguna rumah adalah tersedianya gambar. Untuk perencanaan, gambar-gambar yang mutlak diperlukan minimal berupa gambar tampak, gambar potongan, serta gambar denah lokasi tanah. Gambar-gambar tersebut diperlukan dalam pengurusan “IMB”.

1.   Gambar Denah

Keinginan yang dibayangkan untuk tata ruang dibuat dalam bentuk gambar denah. Pada gambar denah dibuat seolah-olah bangunan dilihat dari atas sehingga akan tampak ruang A, ruang B, pintu masuk, ataupun pintu keluar. Gambar denah biasanya digambar dengan skala  1:100.

2.   Gambar Tampak

Gambar tampak adalah gambaran mengenai tampak rumah yang diharapkan setelah dibangun bila dilihat dari depan, belakang, atau samping. Dengan gambar tampak akan terlihat jelas bentuk pintu, bentuk jendela, bentuk atap, ketinggian bangunan, dan posisi angin-angin (roster). Gambar tampak juga biasanya digambar dengan skala 1:100.

3.   Gambar Potongan

Gambar potongan menggambarkan bangunan berdiri atau dilihat seolah olah dipotong sesuai dengan ketinggian. Tujuan gambar ini agar dapat tergambarkan bagian bangunan yang tidak dapat dilihat di gambar tampak. Dengan gambar potongan akan dapat dilihat :
1)     Luas dinding bagian dalam, termasuk plestran dan cat,
2)     Luas dan macam pintu serta jendela,
3)     Panjang kebutuhan kayu pada kuda-kuda,
4)     Ketinggian bangunan,
5)     Dan lain-lain.


4.   Gambar Konstruksi

Gambar konstruksi merupakan kumpulan gambar pekerjaan konstruksi, diantaranya konstruksi beton, konstruksi kayu, konstruksi baja, konstruksi atap, dan lain-lain. Gambar konstruksi ini pun menggunaakan skala dengan detail berskala lebih besar seperti 1:10 atau 1:20. Dengan adanya gambar ini maka dapat dihitung jumlah, jenis, dan ukuran kuda-kuda, ukuran dan jumlah beton kolom, sloof, ringbalok, dan sebagainya.

5.   Gambar Detail

Gambar detail menggambarkan secara khusus bangan-bagian bangunan yang dianggap penting dan perlu diperjelas. Tujuannya ialah agar bagian bangunan yang digambar akan tampak jelas kekhususannya dan tampak melintangnya sehingga memudahkan penghitungan dan pelaksanaannya.

6.   Gambar Instalasi Listrik

Gambar intalasi listrik menggambarkan jaringan kabel-kabel listrik atau jaringan pipa listrik pada bangunan berikut pembagian grupnya. Dengan adanya gambar instalasi listrik dapat dihitung jumlah lampu, jumlah dan jenis saklar, jumlah stopkontak, panjang kabel, jumlah fiting lampu, dan sebagainya.

7.   Gambar Instalasi Pipa Air

Gambar instalasi pipa air ini menggambarkan jaringan pipa air bersih maupun air kotor, berikut pembagian grupnya. Dari gambar denah pemipaan tersebut dapat dihitung panjang pipa air untuk pipa air bersih, dan air kotor, jumlah sambungan pipa, jumlah dan ukuran kran air, serta jumlah lem pipa.

8.   Gambar Alat-alat Sanitair

Gambar ini merupakan gambar bentuk atau model semua peralatan sanitair yang digunakan untuk pembuatan rumah. Adanya gambar ini diharapkan tidak akan terjadi kesalahan penyiapan alat sanitair.

C. Perencanaan yang Berkaitan dengan Volume dan Analisis Pekerjaan

Dalam ilmu bangunan biasanya perhitungan kebutuhan bahan bangunan meggunakan analisis pekerjaan yang terdiri dari kebutuhan bahan bangunan dan upah pekerjaan. Setelah diperoleh harga satuan pekerjaan, disusunlah RAB (Rencana Anggaran Biaya) atau RAP (Rencana Anggaran Pelaksanaan).

D. Perencanaan yang Berkaitan dengan Penjadwalan Waktu

Satu hal yang juga sangat berperan dalam perencanaan pembangunan rumah adalah pembuatan time schedule penjadwalan waktu pekerjaan. 
Penjadawalan ini dibuat dalam bentuk tabel pekerjaan dengan waktu yang diharapkan agar pekerjaan tersebut dapat terselesaikan tepat pada waktunnya.
 Penjadwalan ini sangat penting karena ada kaitanya dengan pembiayaan. Semakin lama pekerjaan tersebut selesai dilaksanakan maka banyak pula biaya yang dikeluarkan.

Dengan adanya perncanaan yang baik, yang di telah dibuat oleh konsultan perencana, ataupun seorang arsitek, maka tahap pelaksanaan dilapangan menjadi lebih mudah, dan terukur, sesuai dengan waktu yang telah disepakati bersama antara owner dan team perncana, serta mutu dari konstruksi bangunan tersebut terjamin sesuai dengan standard yang telah ditetapkan oleh Pemerintah yakni Dinas Pekerjaan Umum bidang konstruksi.

Posting Komentar untuk "Tahapan Pekerjaan Pelaksanaan Bangunan Gedung"