"fb:pages" content="110863077264645" Cara Kerjasama Lahan Perumahan, Untung Ruginya Bagi Developer dan Pemilik Lahan - Blog Property Jambi
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Kerjasama Lahan Perumahan, Untung Ruginya Bagi Developer dan Pemilik Lahan


Cara Kerjasama Lahan Perumahan, Untung Ruginya Bagi Developer dan Pemilik Lahan.

Disini kami akan sher kepada anda teknik jitu, supaya si pemilik lahan mau diajak kerjasama, lahanya untuk di garap proyek perumahan..

Dan Juga akan lihat, apa untung ruginya bagi developer dan sipemilik lahan, dalam kerjasama ini..apa-apa saja resiko kedua belah pihak.


 

Tapi Sebelum itu, ini hal-hal penting yang perlu anda tanyakan, dan kepada si pemilik lahan, yang wajib anda tau, sebelum kerjasama lahan itu di mulai.

 

1.Pastikan lahan atau tanah tersebut, tidak dalam bersengketa, dengan pihak manapun.

2.Pastikan juga, lahan tanah tersebut tidak dalam keadaan tergadai dengan pihak ketiga.

3.Pastikan juga sertifikatnya ada, dan anda lihat sendiri sertifikat aslinya, kalau perlu cek keabsahan sertifikat tersebut ke Badan Pertanahan Nasional, tentu saja sertifikat harus SHM, sesuaikan nama, yang tercantum di sertifikat  cocok dengan orang yang lagi anda negosiasikan.

4.Cari tau, apakah tanah atau lahan tersebut, tanah warisan, tanah hibah, atau memang si pemilik membeli dari pihak lain.

5.Pastikan juga, bahwa lokasi tanah tersebut, memang di peruntukan untuk pemukiman dan perumahan, cek Bapeda setempat..

 

Apabila 5 aitem, tadi tidak ada masalah, maka selanjutnya, kita sudah bisa masuk tahap selanjutnya, tahap negosiasi, dan menyakinkan kepada si pemilik lahan, untuk mau tanahnya kita kerjasamakan untuk proyek perumahan.

 

 

1.Kita harus tau harga tanah dasar berapa.

2.Pastikan kerjasamanya seperti apa.karena ada dua type aktif dan pasif.

3.Pembagian Profit sharing/ keuntunganya seperti apa..

Mari kita simulasikan Boss q..Contoh soal.

Harga dasar di sepakati..Rp 100 ribu/ meter.

Luas tanah mentah 10.000 m2/ 1 hektar.

Artinya harga tanah mentah secara keseluruahan, 1 Milyar...

Nah sekarang bagaimana, cara menghitung nilai pantasnya kita berbagi profits dengan si pemilik lahan..

Okew sahabat Property, di bisnis property ada 3 komponen yang terlibat, pertama pemilik keahlian siapa, kita sebagai developer.

Kedua Si pemilik lahan, yang punya tanah.

Ketiga, pemilik modal, dalam hal ini investor....

 

Untuk Menyakinkan yang punya lahan, harga 1 milyar.maka perlu kita beri tanda mata, maksudnya tanda jadi, biar kita sebagai developer puya harga diri dan ada gengsinya didepan pemilik lahan/ maka perlu kita tawarkan uang muka, tanda jadi, besarnya 50 juta sampai 100 juta...

 

Mari kita hitung, kita simulasikan, dari 3 komponen tadi yang terlibat di bisnis property, developer, pemilik lahan dan investor pemilik modal.

 

Berapa nilai Profits yang pantas, untuk  3 komponen tadi yang terkait dengan bisnis yang kita lagi jalankan.

Sebenarnya pembagian profits , tergantung kesepkatan, tapi yang adil dan yang pernah kami lakukan adalah dengan Opsi.

40 % pemilik modal/ investor

30% pemilik lahan atau tanah.

30% developer/ pengelola proyek sekaligus pemilik keahlian.

Opsi pembagian Profits dihitung berdasarkan Resiko yang dialami dari proyek ini, ketika gagal/ dan tidak sesuai profits yang didapat.

Kenapa pemilik modal/investor profits yang didapat lebih besar dari developer dan pemilik lahan.

Karena pemilik modal/investor, harus keluarkan uang duluan, modalin duluan ini proyek, padahal belum tentu untung, karena banyak faktor untuk sebuah bisnis bisa untung sesuai yang dihitung berdasarkan teori.

( Proyek belum jalan, tapi investor pemilik modal, sudah harus keluaran uang di muka ) makanya resiko terbesar itu ada di Investor..

 

Catatan lagi..

Belum apa2  proyek baru di mulai.

Investor atau pemilik modal, harus rogoh kocek lagi untuk bayar uang muka tanah, tanda jadi 50 juta sampai 100 juta..okew

Dalam sistem kerjasama ini tentu saja kedua belah pihak yang terkait di bisnis ini ada keuntungan dan ada kerugianya/Resiko yang dialami.

 

Keuntungan Bagi developer, kerjasama lahan ini adalah.

1.Dapat tanah untuk proyek perumahan, tapi tidak perlu bayar tunai atau cash, pembayaran tanah berdasarkan seberapa banyak terjadi penjualan pada bulan itu, dan pada bulan berikunya, di bayar sesuai banyak unit terjual.

2.Dana modal yang ada dari investor, bisa dialokasi untuk hal lain, minsalnya untuk pembersihan lahan, urus ijin-ijin legalitas proyek ke pemda, dan buat rumah contoh , operasional lainya.

Keuntungan Bagi yang Punya lahan/ tanah.

1.Tanah lahan, tetap di bayarkan sesuai dengan kesepakatan, harga tanah mentah 1 milyar, dengan cara bayar bertahap, berdarkan seberapa banyak unit terjual.

2.Yang Punya lahan, dapat profit keuntungan dari developer, sesuai dengan kesepakatan yang telah di sepakat.

Kerugian developer/Resiko

Developer berkurang profitsnya.margin keuntungan, karena harus berrbagi profits dengan pemilik lahan/yang punya tanah

 

Resiko si pemilik lahan.

Si pemilik lahan atau tanah, kehilangan nama atas Sertifikat hak milik atas nama dia, karena tanah tersebut harus berubah menjadi SHGB, sertifikat hak guna bangunan, atas nama Perusahaan atau PT.....

ini link video lengkapnya..

Posting Komentar untuk "Cara Kerjasama Lahan Perumahan, Untung Ruginya Bagi Developer dan Pemilik Lahan"